Perubahan Proses Sosial Akibat Teknologi yang ”Melunturkan” etika Tradisional

Pada zaman dahulu permainan anak tradisional sangat banyak. Misalnya petak umpet, gobak sodor, dan lain-lain. Ini menimbulkan dampak positif bagi anak-anak. Karena mereka punya banyak teman dan bisa bergaul dengan teman-temannya.
Lama kelamaan permainan tradisional ini hampir punah. Bahkan seandainya kita tanya kepada anak-anak saat ini apa itu petak umpet, mungkin mereka tidak tahu. Pada zaman modern, anak-anak lebih banyak menghabiskan waktunya di rumah dengan permainan digitalnya. Permainan digital ini bisa membuat anak menarik karena permainan ini didesain sesuai dengan kenyataan yang mereka hadapi. Mereka bisa melakukan suatu permainan hanya dengan di dunia digital. Mereka bermain dengan dunia maya. Tidak mengenal teman yang ada di samping rumahnya. Hal ini berakibat seorang anak akan sulit bergaul dengan orang lain dan mengurangi kepekaan sosial seorang anak. Peran orang tua pun sangat penting disini. Terkadang orang tua saat ini (termasuk saya sendiri hehehe) gak mau ribet. Istri saya juga terkadang kalau repot, anaknya rewel otomatis anak saya akan diberi gadget biar diam, kata istri saya "wes talah pa pokok arek e meneng". La ini yg salah org tua nya atau anaknya? Bijaklah saat memberi anak permainan gadget. Jangan sampai anak kita (termasuk anak saya sendiri) dewasa blm waktunya

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kabizaku Neo Bag

Trojika MPO