Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2010

Perubahan Proses Sosial Akibat Teknologi yang ”Melunturkan” etika Tradisional

Pada zaman dahulu permainan anak tradisional sangat banyak. Misalnya petak umpet, gobak sodor, dan lain-lain. Ini menimbulkan dampak positif bagi anak-anak. Karena mereka punya banyak teman dan bisa bergaul dengan teman-temannya. Lama kelamaan permainan tradisional ini hampir punah. Bahkan seandainya kita tanya kepada anak-anak saat ini apa itu petak umpet, mungkin mereka tidak tahu. Pada zaman modern, anak-anak lebih banyak menghabiskan waktunya di rumah dengan permainan digitalnya. Permainan digital ini bisa membuat anak menarik karena permainan ini didesain sesuai dengan kenyataan yang mereka hadapi. Mereka bisa melakukan suatu permainan hanya dengan di dunia digital. Mereka bermain dengan dunia maya. Tidak mengenal teman yang ada di samping rumahnya. Hal ini berakibat seorang anak akan sulit bergaul dengan orang lain dan mengurangi kepekaan sosial seorang anak. Peran orang tua pun sangat penting disini. Terkadang orang tua saat ini (termasuk saya sendiri hehehe) gak mau ribet. Ist...

Perubahan Proses Bisnis Akibat Teknologi yang ”Melunturkan” etika Tradisional

Salah satu proses bisnis adalah mengatakan suatu ”deal” kepada klien. Disini istilahnya ijab-qabul. Pada dahulu kala, ijab qabul harus bertemu dan bersalaman dengan klien. Sehingga menyebabkan adanya jalinan silaturahim yang terbebtuk antara pebisnis dan klien. Jadi kita bisnis tidak hanya bisnis saja, melainkan menjalin jalinan silaturrahim dengan beberapa orang. Dengan demikian rasa kompak dan persatuan antar tiap individu akan terbentuk. Namun seiring berjalannya waktu dan berkembangnya teknologi, mengataka ”deal” saat berbisnis pada klien bisa lewat telepon atau video call. Maka proses sakral ijab qabul tidak lagi harus bertemu dengan klien. Karena melalui telepon kita sudah bisa menjalani proses ijab qabul. Hal ini menyebabkan tidak terbentuknya jalinan silaturahim antar sesama. Setelah proses bisnis selesai maka dianggap proses itu selesai dan client hanyalah seorang client. Karena tidak pernah bertemu. Apalagi berbisnis lewat dunia maya. Tinggal pesan, transfer uang, tanpa haru...
indosiar.com, Jakarta - Rencana pemeriksaan Milana Anggraini, istri tersangka makelar pajak, Gayus Tambunan, diungkapkan Kabareskrim Mabes Polri, Komjen Polisi Ito Sumardi, di Jakarta, Kamis (01/04/10) pagi tadi. Pemeriksaan terhadap Milana akan dilakukan dalam waktu dekat, karena Milana Anggraini, saat ini masih berada dalam perlindungan polisi. Kabareskrim menambahkan, pemeriksaan terhadap Milana akan difokuskan untuk memperkuat keterangan sang suami, guna mengungkap keterlibatan orang lain, termasuk perwira di lingkungan polri. Pemeriksaan terhadap para saksi dan tersangka, akan dilakukan tim independen, yang dibentuk Mabes Polri. Istri Gayus, Milana Anggraini, diduga menerima aliran dana dari suaminya sebesar 3,6 milyar rupiah, melalui transfer, sebanyak 5 kali, dalam kurun waktu dari 4 Desember 2009 hingga 11 Januari 2010. Selain ke rekening Milana, penyidik juga akan mencermati penyebaran dana 25 milyar dari rekenang Gayus, ke rekening yang lain. Milana sendiri telah tiba di I...